Archive for January, 2008

Forgive Suharto??

Posted in Uncategorized on January 30, 2008 by damartriadi

g-pancasila.jpeg

Yang perlu dipersoalkan adalah: Apakah perlu memaafkan Suharto?? Ataukah menobatkan dia menjadi Pahlawan??
Kenapa makhluk2 di sana berkoar-koar soal perkara itu?
Apanya yang perlu dimaafkan?
Bukankah dia sudah dijadikan “pahlawan”? Kenapa pahlawan perlu dimaafkan? Apalagi kalau melihat prosesi penguburan Sang Jenderal Bintang Lima ini, lebih daripada prosesi pemakaman Munir, atau Marsinah, atau bahkan Panglima Besar Jend. Sudirman. Bukankah dia telah menjadi “pahlawan” nasional yang agung? Bapak Pembangunan?
Kalau iya, maka apa yang perlu dimaafkan?
Apakah karena jiwa-jiwa yang dituai pada masa DOM di Aceh selama 20 tahun itu? Atau korban-korban yang “tak disengaja” terbunuh di Papua? Orang-2 yang disangka PKI? Atau aktivis-aktivis yang menghilang itu? Atau korban gugur di Tanjung Priok? Lampung? Atau perang suku yang timbul setelah rejim ini mundur di Ambon, Sampit? Atau mereka yang gugur terbakar hidup-hidup di Pusat Perbelanjaan Klender selama kerusuhan Mei 98?

Continue reading

Advertisements

And Eventually We will end up inside the Graves

Posted in Uncategorized on January 28, 2008 by damartriadi

298285336l.jpg

A nation has lost its once most powerful person, died after agonizing dying process.

The once feared dictator of our nation is no longer alive,

Some mourn for him, some say blessings for his death.

Some say “Please forgive him.”

Others say “The pain will not let go that easily..”

But one thing is certain,

no matter how the national medias, that are  owned by his cronies, are trying to glorify him,

that he has been returned to the Justice of The Almighty….

Ramalan dari Tanah Jawa

Posted in Uncategorized on January 15, 2008 by damartriadi

abomb1.jpeg

Zaman Kalabendu telah memasuki babak akhir, manusia telah selesai berpesta pora di zaman edan ini. Separuh telah wafat, separuh lagi tersadarkan. Alam telah menunjukkan angkara murka, banjir, badai, sungai meluap, laut menghempas ke daratan. Inilah masa ketika Sang Kuasa menyatakan bahwa kerajaan Dunia harus berakhir, dan tiba masanya kedatangan Kerajaan Tuhan.

Episode demi episode dikisahkan dalam sebuah riwayat dari Raja Jayabaya, Penguasa Kediri.

Inilah sekelumit episode tersebut:

Continue reading

The Ignorance of the many

Posted in Uncategorized on January 9, 2008 by damartriadi

 asyura2.jpg

We are nearing Asshura, the day when the grandson of Prophet Muhammad SAW was murdered brutally in the desert of Karbala. A few people retain the tradition of making the Asshura as a day of mourning, and show their grief and sympathy to the suffering of their Imam in the most demonstrative way. On the other hand, many simply ignore the day.
Continue reading

Ramalan Jayabaya di Babad Pulau Jawa

Posted in Uncategorized on January 7, 2008 by damartriadi

th_1429h.gif

“Gunung bergiliran meletus, gelombang laut menyapu daratan. Air sungai meluap, menenggelamkan apa saja. Gejolak alam itu diikuti gempa bumi, yang terjadi sampai tujuh kali sehari. Akibat itu rakyat hidup susah. Banyak yang mati mendadak dimangsa setan bekasaan, hingga jumlahnya tinggal separoh.

Jika tidak cepat bertobat dan mengenal asal-usul, yang separoh itu juga akan dihadang maut. Mereka bak rumput di sawah yang terlindas bajak. Tersisa sedikit yang selamat. Termasuk ternak-ternak yang binasa, habis tak bersisa. Ada apakah gerangan? Itulah pertanda zaman baru telah tiba. Sebuah zaman dengan tata tertib baru.”

Semoga Allah mempercepat kedatangan Sang Ratu Adil (Imam Al-Mahdi AS)

I am Legend

Posted in Uncategorized on January 3, 2008 by damartriadi

 iamlegend_galleryfinal.jpg

The movie I am Legend tells a story about a military doctor that lives alone in a desolated New York City. The once big Metropolis is turned into abandoned ruins when its inhabitants were infested by a deadly virus that made them Zombies. The Military Doctor, along with his dog Sam, is the only survivor of this massive outbreak. However at nights, he is no longer alone, as these scary Zombies begin roaming the streets looking for their daily diet, living and breathing flesh.

Continue reading

Asyura, kapan saja….Karbala, di mana saja…..

Posted in Uncategorized on January 2, 2008 by damartriadi

 

karbala.png

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, hingga akhirnya tiba tahun baru. Muharram tiba menggetarkan kita. Inilah bulan penuh pengorbanan, inilah bulan penuh derita. Di bulan ini darah suci tertumpah, kehormatan dirampas, balas budi dibayar dengan air tuba.

Putra Muhammad membuktikan tekadnya, membela agama kakeknya hingga darah penghabisan. Riwayat para martir diawali dan diakhiri oleh syahadah Al-Hussain. Kalau bumi terbentuk karena benturan protoplanet, bintang gemintang muncul karena supernova, galaksi tercipta karena Big Bang, maka sejarah kemanusiaan terbentuk karena pengorbanan. Dan pengorbanan terbesar adalah pengorbanan keluarga Muhammad. Inilah Asyura, kulminasi pengorbanan dari keturunan suci Muhammad Al-Musthofa!

Di hari itu, hujan darah terjadi di bumi Eropa, tercatat dalam sejarah kuno kota London.

Matahari enggan bersinar karena dukanya, bahkan tekanan milyaran ton hidrogen

tak mampu mendorong terjadinya reaksi nuklir di inti matahari. Duka mampu mengatasi bom nuklir!!

Agama tauhid lahir ketika darah suci Ismail hampir saja tertumpah,

namun Sang Maha Kuasa mencukupkan ujian bagi Ibrahim AS dengan menggantinya

dengan hewan kurban. Tak ada pergantian bagi keluarga Muhammad…perayaan idul kurban bagi mereka adalah diserahkannya darah suci Al-Hussain bagi terpeliharanya Islam.

Islam lahir dari tekad, bangkit karena keikhlasan, dan jaya karena darah (pengorbanan).

Adapun mengenai musuh Al-Hussain, cukuplah ia dikenang sebagai durjana putra munafik, yang ibunya memakan

hati para syuhada, pecinta monyet dan hewan, penggemar judi dan arak.